Kepadatan Penduduk di Kota DKI Jakarta

Kepadatan Penduduk di Kota DKI Jakarta


Kepadatan Penduduk di Jakarta adalah masalah yang sampai sekarang belum terselesaikan karena rumitnya untuk mengatur seluruh warga DKI Jakarta yang berasal dari Nusantara ataupun Bangsa.



Sebagai warga DKI Jakarta saya berpendapat ,

Kota DKI Jakarta merupakan ibukota dari Indonesia tak heran jika semua tertuju dan berpusat pada kota ini seperti pusat pemerintahan , pusat ekonomi dan banyak lagi.

Berikut adalah tabel yang di kutip dari :
dan data ini dihimpun dari PEMKOT dan PEMPROV wilayah masing-masing kota atau provinsi.
No.
Kota
Provinsi
Luas wilayah
Jumlah
Kepadatan
 (Km2)
 penduduk
 per km2
1
Jakarta Pusat
DKI Jakarta
47,90
889.448
18.569
2
Jakarta Barat
DKI Jakarta
126,15
2.093.013
16.591
3
Jakarta Selatan
DKI Jakarta
145,73
2.001.353
13.733
4
Bandung
Jawa Barat
167,30
2.288.570
13.679
5
Cimahi
Jawa Barat
40,36
546.879
13.549
6
Yogyakarta
DI Yogyakarta
32,50
433.539
13.34
7
Jakarta Timur
DKI Jakarta
187,73
2.391.166
12.737
8
Surakarta
Jawa Tengah
44,03
506.397
11.501
9
Jakarta Utara
DKI Jakarta
142,30
1.445.623
10.159
10
Bekasi
Jawa Barat
210,49
1.993.478
9.471
11
Cirebon
Jawa Barat
37,36
308.771
8.265
12
Tangerang
Banten
177,30
1.451.595
8.187
13
Banjarmasin
Kalimantan Selatan
72,00
589.115
8.182
14
Surabaya
Jawa Timur
326,37
2.611.506
8.002
15
Medan
Sumatera Utara
265,10
2.029.797
7.657
16
Bogor
Jawa Barat
118,50
891.467
7.523
17
Malang
Jawa Timur
110,06
790.356
7.181
18
Depok
Jawa Barat
200,29
1.374.903
6.865
19
Magelang
Jawa Tengah
18,12
124.374
6.864
20
Mojokerto
Jawa Timur
16,47
111.86
6.792

Dari data berikut dapat kita perhatikan bahwa wilayah Jakarta Timur merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, namun kepadatan penduduknya terdapat di Jakarta Pusat.
Faktor – faktor yang membuat kota DKI Jakarta mengalami kepadatan penduduk :
- Jumlah angka kelahiran tidak sebanding dengan jumlah angka kematian yang relatif lebih rendah.
-  Imigrasi penduduk luar Jakarta yang berfikiran ingin memperbaiki nasib namun tidak memiliki skill tertentu sehingga dapat membuat meninggkatnya pengangguran , kejahatan , dan dampak negatif lainnya.
- Pembangunan yang terlalu berlebihan dan memakan banyak area.
- Buruknya dan kurangnya sistem dari pemerintah daerah ataupun pusat untuk meng-antisipasinya.
Dari beberapa faktor diatas pastinya memiliki dampak nya juga , seperti :
-       Terjadinya penyempitan daerah.
-       Kota DKI Jakarta menjadi kumuh.
-       Semakin sulit mengatasi nya.
-       Kesadaran masyarakat lama kelamaan bekurang.
-       Timbul nya kriminalitas dan kejahatan.
-       Banjir.
-       Penataan menjadi rumit.

Upaya yang telah dilakukan pemprov sejauh ini hanya dapat menyelesaikan sekian persen saja karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat yang tidak patuh. Semua akan berjalan normal jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta , Pemerintah Daerah Lainnya dan Pemerintah Pusat bekerja sama menangani hal ini dan yang paling penting adalah kesadaran dari masyarakat nya sendiri karena sangat berpengaruh nantinya.
Berikut adalah beberapa saran untuk menangani kepadatan penduduk di Kota DKI Jakarta :
1. Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana
2. Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.
3. Mengatur standarisasi imigrasi penduduk.
4. Membuat lapangan kerja.
5. Adanya penyuluhan kepada masyarakat tentang imigrasi yang berlebihan ke Ibukota.
6. Mengadakan sistem transmigrasi.




Previous
Next Post »